Widget HTML Atas

Makam Papan Tinggi - Destinasi Religi Penyejuk Spiritual

makam papan tinggi barus - via via @ahmadrusdan1996
Salah satu destinasi religi yang ramai dikunjungi umat muslim ketika menjelang puasa atau ramadhan adalah Makam Papan Tinggi.

Tak perlu heran, ramainya orang berziarah kesana tentu punya alasan tertentu. Seperti diketahui, Makam Papan Tinggi merupakan tempat disemayamkannya Syeh Mahmud, tokoh penyiar agama Islam pertama di Barus, Tapteng tempo dulu.

Sebagai sosok religius dan dipandang sangat berjasa, destinasi yang sering disebut Makam 1.000 Tangga tersebut kerap juga didatangi oleh pengunjung dari luar daerah seperti warga Aceh, Medan serta Riau.

Makam Papan Tinggi

Sembari berwisata religi, panorama luar biasa yang sekaligus dapat dinikmati dari puncak bukit Patupangan, Desa Pananggahan menjadikan komplek makam papan tenggi yang dibangun sekitar tahun 1980 ini, menyajikan potret alam istimewa.

1. Lokasi Makam Papan Tinggi

Berjarak 73,5 km dari Kota Pandan, makam ini terletak di jalan lintas Barus - Manduamas yaitu di Desa Pananggahan, Kecamatan Barus Utara, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara 22564. Selengkapnya dapat dipantau melalui peta tersemat.



Meski dekat dari jalan raya, namun perjalanan menuju tempat itu bukanlah hal mudah. Sahabat PSN perlu menguras keringat untuk mencapai puncak bukit. Siap atau tidak, seribuan tangga di depan mata harus dijalani.

Mengenai jumlah anak tangga di Papan Tinggi, hitungannya sendiri belumlah diketahui secara pasti. Sebagian orang yang sudah pernah ke sana menyebut angka 712, 740 sisanya lagi 780 dan paling banyak 880 anak tangga. Ya, sepertinya Anda harus langsung ke sana untuk ikut menerka angka sesungguhnya.

Lantaran akses satu-satunya menuju wisata religi penyejuk spiritual itu hanyalah melalui undakan, maka pengelola sekaligus juru kunci telah menyiapkan tempat istirahat di beberapa spot. Rute ke atas pun aman, di bagian tengah jalur sudah ada pagar besi untuk sekedar berpegangan.

2. Biaya Masuk dan Aturan Berkunjung

makam papan tinggi
image source: instagram.com/andri_nurhilaludin
Tiket masuk yang perlu diberikan ke penjaga makam aulia tersebut memang hanya sebesar Rp2.000. Namun, pengunjung boleh memberikan donasi seikhlasnya kepada juru kunci.

Bagi sahabat PSN yang berniat ke mari, perlu mengetahui bahwa Makam Papan Tinggi mempunyai beberapa larangan. Diantaranya tak diizinkan memakai pelindung kaki seperti sepatu atau sendal. Kemudian cara berbicara juga harus dijaga.

Lain dari biaya yang sudah dicantumkan di atas, pengunjung cukup memikirkan kebutuhan pribadi saja, makanan dan minuman misalnya. Tips paling penting sih bawa air mineral yang banyak, supaya tidak kehausan.

Sebenarnya di atas sudah ada pedagang minuman, tetapi harganya lumayan mahal. Itu tentu karena mereka mengeluarkan tenaga untuk membawanya ke puncak bukit.

Daya Tarik dan Fakta Makam Papan Tinggi

Tempat ini sejatinya tak sebatas memberikan pengalaman wisata religi semata. Pun, merunut sedikit tentang sejarah awal kehadiran Islam di Barus juga dapat ditelusuri disini.

3. Peninggalan Purbakala di Barus

makam syech mahmud di makam tangga 1000 via @yantok_mansaridavidson
Obyek ini sendiri dikelilingi dengan pagar, sedangkan di dalamnya terdapat 7 buah makam dengan nisan bertuliskan huruf arab kuno, guci dan batuan granti. Pusara paling panjang ialah aulia Syech Mahmud yang terlihat mencolok lantaran dinaungi oleh dua pohon besar.

Dari hasil riset Balai Arkeologi Sumut, disebutkan jika batu granit yang tertulis di sana berasal dari bahasa Persia. Uniknya, tinggi batu nisan di makam utama mencapai 1,5 meter sehingga tampak berbeda dibandingkan yang lain.

Baca Juga: Apa Itu Wisata Halal? Konsep dan Contoh Pengembangan

Para peziarah biasanya datang untuk mendoakan aulia. Tapi ada juga sebagian berkunjung ke Papan Tinggi dengan maksud tertentu. Salah satunya ketika mereka mengharapkan atau menginginkan sesuatu.

4. Pemandangan Spektakuler Bukit di Barus

pemandangan dari tangga makam papan tinggi via @nr.hasanah.nst_06
Sesuai ekspektasi, pemandangan dari ketinggian memang tak pernah mengecewakan. Pun dari bukit Patupangan ini, sajian alam seolah merangkum tiga elemen sekaligus yaitu panorama laut, lanskap pemukiman hingga kontur bumi yang memanjakan dalam satu bingkai.

Dengan ketinggian 2.765 mdpl maka saat menuruni tangga 1.000, kita tak akan henti terpana oleh pemandangan yang menyiratkan eksotika wisata Barus. Nyaris sama sekali tak ada cela, setiap sisi selalu berhasil menyuguhkan spot terbaik.

Kendati untuk menuju destinasi wisata spiritual tersebut sangat membutuhkan perjuangan ekstra, dari menaiki hingga kemudian pulang dari atas dengan tangga. Namun, pesona kecantikan yang ditawarkan membuat sahabat PSN wajib mengunjungi salah satu obyek populer di negeri penghasil kapur barus ini.

Berlangganan via Email