Home » , , » Upacara Adat Suku Karo

Upacara Adat Suku Karo

Posted By Admin: pariwisata SUMUT on Sunday, July 19, 2015 | 11:08 AM


pariwisataSUMUT.Net - Upacara adat Suku Karo adalah prosesi ritual budaya dari masa ke masa yang dilakukan oleh suku Karo di Sumatera Utara secara turun temurun mulai dari lahir, pernikahan hingga upacara kematian. Suku Karo berdiam di wilayah Kabupaten Karo, Kabupaten Deli Serdang dan juga Langkat. 

Terdapat 3 jenis upacara adat Karo pada masyarakat Karo, pada umumnya, penggolongan kebudayaan berupa upacara adat tersebut sama dengan upacara-upacara adat di Indonesia maupun di dunia. 3 jenis upacara adat tersebut dibagi lagi ke dalam 9 upacara seperti pada uraian dibawah ini:

Ndilo Udan
Ritual ini dilakukan bila kemarau tengah melanda. Biasanya dilakukan upacara pemanggilan hujan oleh seorang dukun.

Ngaleng Tendi
Ritual pada masyarakat Karo untuk memanggil jiwa seseorang. 

Mbessur-mbesuri
Adalah ritual adat suku Karo dimana ketika padi telah berisi maka sang pemilik akan membuat makanan khas Karo yang bernama Lemang. Ritual ini disebut juga nerites

Erpangir Kulau
Ritual budaya yang hingga kini masih dilakukan oleh masyarakat Karo dimana mereka akan mandi ke sungai untuk menyucikan diri.

Mbengket Rumah Baru
Pesta yang diadakan untuk memasuki rumah baru, pesta ini ruang lingkupnya tergantung besarnya dana yang dimiliki oleh sang pemilik rumah

Mahpah
Sama halnya dengan merdang meddem, mahpah juga adalah kegiatan tahunan pada masyarakat Karo dimana akan ditampilkan pagelaran budaya kesenian Guro-Guro Aron

Motong Rambai
Adalah ritual budaya pada ruang lingkup keluarga dimana hanya dihadiri oleh orang-orang terdekat saja. Ritual ini dilakukan pada saat menggunting rambut bayi.

Ngumbung
Adalah satu istilah pada masyarakat Karo, ritual yang identik dengan sistem mata pencaharian hidup dimana suku Karo tidak akan bekerja pada hari-hari tertentu. Istilah lainnya adalah jeda kerja.

Merdang Meddem
Kerja tahun diadakan setiap tahunnya, merupakan wujud ucapan syukur kepada sang khalik atas berkat yang dikaruniakannya. Pada upacara adat ini juga akan ditampilkan pagelaran budaya karo Guro-Guro Aron.

Seyogianya masih terdapat banyak upacara adat yang dilakukan masyarakat Karo. Serring masuknya kepercayaan ke Indonesia dan bertentangan akan budaya maka ritual/upacara adat tersebut perlahan terkikis dan hanya dilakukan oleh segelintir orang saja. Ada banyak tempat wisata di Karo yang menarik, bila anda tertarik silahkan baca artikel panduan wisata kami: 24 Tempat Wisata di Kabupaten Karo. (Oleh Antonius Naibaho ) 
Share this article :
Facebook
0 Komentar
pariwisatasumut.net team

Post a Comment

kami independen, jadi... sila berkomentar dengan sopan dan juga kritik konstruktif. Salam Peduli Pariwisata Sumut.

 
Copyright © 2014 - 2016. Pariwisata Sumut - All Rights Reserved
Team Pariwisata SUMUT Net