Widget HTML Atas

Batu Kapal - Guest House Bergaya Rumah Kerucut di Bukit Lawang

Penginapan wisata berbentuk rumah kerucut yaitu Batu Kapal menjadi guest house terunik di Bukit Lawang bagian barat yang menawarkan suansa akomodasi ala rumah Papua. Destinasi bernuansa family ini semakin menawan dengan beningnya air sungai (pantai) yang meliuk tenang di depan area akomodasi.

batu kapal
image via @rudyriyandaa_
Belakangan, wisata di Batu Kapal adalah destinasi yang ramai dikunjungi. Banyak wisatawan terpana oleh wujud penginapannya yang dirancang dari anyaman pondok bambu dan beratapkan rumbia. Selain itu, potensi pesona alamnya pun menyajikan tampilan pemandangan menakjubkan.




Jauh dari kesan hotel nan mewah, Batak Kapal juga tergolong budget hotel. Selain menginap di dalam rumah bambu bergaya kerucut, kamu bisa menikmati beragam atraksi wisata memesona tanpa perlu menghamburkan uang untuk menghemat pengeluaran.

Karena keindahan dan fasilitas yang dimiliki, maka tak berlebihan jika menyebut wisata Batu Kapal merupakan tujuan liburan yang komplit. Apalagi pengelola mengizinkan tamu untuk camping di komplek penginapan meskipun di sana terdapat beberapa buah jungle house untuk bermalam.

Batu Kapal

Menikmati panorama Batu Kapal tidaklah lengkap jika hanya berfoto di rumah kerucutnya. Kali ini, pariwisatasumut.net ajak kamu melihat beberapa hal menarik lain yang bisa dijumpai di tempat wisata tersebut.

Lokasi

image via

Jalan ke lokasi yang agak ekstrim memang masih jadi kendala terbesar yang harus dihadapi para pelancong. Di mana dari jembatan penyeberangan hingga sampai ke alamat Batu Kapal tersebut hanya muat dilalui oleh kendaraan motor dan roda dua.

Berhubung tidak ada opsi jalan lain, kamu wajib mengikuti rute utama. Nah, aksesnya dapat dilihat pada peta google yang tersemat di bawah ini. Intinya, untuk menuju arah Batu Kapal, sungai landak akan dilewati terlebih dahulu. Dari sana sekitar 15 menit lagi untuk tiba di penginapan.

Sudah bisa bayangkan ruweh-nya jalan yang akan dilalui, belum? Maka pastikan transportasi yang kamu bawa benar-benar dalam kondisi fit. Terutama kalau hujan deras, permukaan medan jalan bisa saja dipenuhi oleh lumpur.

Harga Penginapan & Tiket Masuk

batu kapal bukit lawang
image via @@shogunitam
Obyek wisata susur sungai di Sumatera Utara ini tidak mematok tarif masuk yang mahal. Jika hanya berkunjung pulang-pergi, tiketnya sekitar Rp10.000 per orang. Lain hal bila memilih untuk bermalam di guest house bergaya rumah kerucut di Batu Kapal Family, maka dibandrol Rp350.000,- per malam. Asiknya, tamu yang nginap di dalam kamar bisa lebih dari 2 orang.

Kalau tamunya rombongan, tentu harga yang ditawarkan bisa lebih ringan. Kawasan penginapan ini sendiri mempunyai area cukup luas. Karena di atas lahan tersebut tersedia lapangan hijau untuk perkemahan, sehingga sering juga dipakai oleh pengunjung untuk kegiatan out bond.

Cari makanan memang lumayan sulit, sebab itu kami merekomendasikan kamu untuk membawa bekal sendiri. Seperti makanan atau minuman ringan seandainya kamu dan rombongan tidak membawa perlengkapan masak sederhana.

Kegiatan Wisata Batu Kapal

Kealamian dan ketenangan yang ditawarkan oleh tempat wisata Batu Kapal turut menunjang wisatawan untuk melakukan serangkaian kegiatan. Berikut beberapa aktivitas yang seru dilakukan selama berada di sini.

1. Susur Sungai

wisata batu kapal
image via @kath_pelangi
Aktivitas paling seru yang umum dilakukan pengunjung adalah menjelajah alam di batu kapal. Sebut saja menyusuri sungai yang terletak di depan penginapan. Sungai ini sangatlah jernih, alirannya yang tenang akan membuat kamu segera terjun ke dalamnya.

Dari sekian atraksi wisata yang bisa dijumpai, pengunjung lebih banyak memanfaatkan obyek wisata tersebut untuk mandi-mandi. Sungainya sendiri memang sangat tenang dan bersih. Anak-anak pun tak perlu dikhawatirkan lantaran arusnya tidak deras.

Kendati agak sulit diakses, nyatanya ada juga pengunjung Batu Kapal bertipe family group. Kealamian tempat ini memang mampu mencuri perhatian. Terutama desain penginapannya yang bergaya seperti rumah khas Papua.

2. Jelajah Goa

batu kapal langkat
image via @ekha_ermawaatti
Pagi hari setelah matahari terbit dan aroma udara menyegarkan yang menembus dinding penginapan bergaya rumah kerucut membangunkan tidur, segeralah bersiap-siap untuk mengunjungi destinasi utama yaitu goa yang sekaligus menjadi cikal bakal identitas nama Batu Kapal.

Goa ini mempunyai sejarah tersendiri. Disebutkan bahwa goa itu dahulunya dipakai warga sebagai tempat tinggal atau pemukiman sebelum era modernisasi. Bentuk goanya memang unik, seperti kapal yang menganga.

Jika berani dan merasa tertantang, kamu bisa meminta pengelola untuk memandu kegiatan susur goa yang kini sudah dihuni oleh hewan malam. Suasana di dalamnya memang gelap-gulita, tetapi pemandangan stalagmit dan stalagnitnya bikin terpana.

Tips Liburan di Wisata Batu Kapal

- Kamu sebaiknya menggunakan kendaraan roda dua. Tetapi hati-hati saat melewati jalan yang kondisinya agak buruk. Kalau membawa mobil, telepon pihak pengelola agar dijemput dari jembatan. Namun akan ada biaya tambahan.
- Bawa serta perlengkapan dari rumah yang dibutuhkan seperti pakaian ganti dan kebutuhan peralatan camping. Jika tidak punya, kamu bisa pilih salah satu sewa tenda di Medan.
- Jaga kebersihan selama berada di sana karena destinasi ini termasuk sangat alami.
- Agar tidak perlu keluar uang banyak, kamu bisa berkemah.
- Tersedia nomor telepon pengelola wisata yang bisa kamu hubungi via 081375704370.

Perlu dicatat, Batu Kapal di Sumatera Utara ini jumlahnya ada dua. Meski sama-sama berada di Bahorok, tetapi masing-masing terletak di tempat berbeda. Sedangkan yang kami bahas di sini adalah Batu Kapal Family yang terletak di kawasan Landak River.

Nah, bagaimana nih sahabat PSN, sudah tertarik menyaksikan langsung keindahan batu kapal di Bukit Lawang sekaligus menikmati sensasi bermalam di dalam rumah kerucut yang beratapkan rumbia?