Widget HTML Atas

7 Desa Wisata Tematik di Kabupaten Karo, No 1 - 4 Baru Dibuka!

desa wisata di karo - image: silimamerga.web.id
Konsep desa wisata sudah banyak dikembangkan di berbagai destinasi populer di Tanah Air, termasuk Sumatera Utara. Selain di Samosir, ada beberapa desa wisata tematik di Karo yang juga tak kalah menarik untuk dikunjungi.

Setiap destinasi desa wisata tentu memiliki tema tersendiri, ada yang mengandalkan sisi budaya, keindahan alam hingga daya kreatif penduduk setempat. Namun, tak jarang juga desa-desa tersebut menawarkan beberapa keunggulan sekaligus.

Desa Wisata di Kabupaten Karo

Selain 3 desa wisata lama di Tanah Karo sudah yang cukup terkenal, ada juga beberapa desa wisata Karo lainnya yang baru muncul beberapa tahun terakhir.

1. Puncak Pelangkah Gading - Desa Kutambaru

puncak pelangkah gading
Dengan basis usaha milik desa, Puncak Pelangkah Gading memiliki areal perbukitan seluas 40 hektar. Dari Puncak Pelangkah Gading, pengunjung dapat menyaksikan keindahan landskap Karos eperti Delleng Kutu dan Gunung Sinabung karena letaknya berada di dataran tinggi.

Selain itu, Puncak Pelangkah Gading, desa wisata baru di Karo ini juga menawarkan kegiatan agrowisata lantaran di desa wisata tematik tersebut terdapat lahan pertanian kopi. Pengunjung akan diajak ikut serta melihat bagaimana proses kopi dari biji hingga layak untuk dikonsumsi.

Nah, lokasi Puncak Pelangkah Gading berada di Desa Kutambaru, Kecamatan Munte. Akses ke Puncak Pelangkah Gading belum terlalu baik dan lebih cocok untuk dilintasi kendaraan offroad.

2. Embung Talimbaru - Barusjahe


Sudut keindahan lain berupa desa wisata yang tak kalah keren di Karo adalah Embung Talimbaru. Daya tarik Embung Talimbaru ada pada tambak atau sumber irigasi raksasa yang mengairi persawahan di sekitar Desa Talimbaru. Uniknya, tambak itu juga difungsikan untuk budidaya perikanan darat.

Bukan cuma itu, di Embung Talimbaru juga bakal dibangun beberapa spot tematik seperti rumah hobit, jungle track dan deretan bangunan tradisional khas Karo. Intinya, akan menggabungkan potret budaya juga panorama alam.

Lokasi Embung Talimbaru terletak di Desa Talimbaru, tepatnya di Kecamatan Barusjahe yang diketahui berbatasan dengan Kabupaten Simalungun. Destinasi yang menambah desa wisata di Sumatera Utara sepertinya bakal jadi gudang wisata baru nih!.

Baca Juga: Tempat Wisata di Danau Toba
 

3. Desa Sugihen

desa wisata sugihen - credit: @maristosimbolon
Jika spot wisata dengan keindahan persawahan menjadi incaran kamu, bisa coba melangkahkan kaki ke Desa Sugihen, salah satu desa wisata di Karo yang baru saja dikembangkan karena potensi keindahan alamnya yang luar biasa.

Desa Sugihen termasuk salah satu kawasan yang mendapatkan perhatian khusus dari Kemendes (Kementerian Desa) PDTT yang kedepannya akan terus dibenahi. Tidak terlalu sulit untuk menemukan lokasi Desa Wisata Sugihen, lokasinya terletak di salah satu wilayah Kecamatan Juhar.

4. Desa Wisata Semangat Gunung

desa wisata semangat gunung - credit: @linawi6
Dari dulu, tempat ini memang sudah sering dijadikan rujukan wisata bagi mereka yang ingin merasakan sensasi berendam di pemandian air panas. Kini, Desa Semangat Gunung juga tengah dikembangkan sebagai desa wisata baru di Karo.

Desa Semangat Gunung, Raja Berneh sering jadi tempat beristirahat bagi anak touring yang akan bertolak ke Danau Toba atau Silalahi. Keindahan desa-nya adem dan jauh dari polusi. Nah, Lokasi Desa Semangat Gunung juga tidak tidak sulit untuk dicapai, terletak di Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo.

Baca Juga: Waterpark di Medan

5. Desa Budaya Dokan

dokan - credit @ariani_rachman1603
Kalau ingin melihat rumah adat Karo berusia lebih dari 100 tahun, lebih baik berkunjung ke Desa Budaya Dokan yang sering kali dijadikan sebagai tempat penelitian baik oleh budayawan maupun mahasiswa.

Meski tak banyak dikunjungi wisatawan, destinasi di Merek tersebut sangat direkomendasikan apalagi kalau sobat Traveler punya ketertarikan di bidang budaya Karo. Disini ada 6 rumah adat dan berbagai perlengkapan hidup masyarakat Karo tempo dulu.

Selain itu, aktivitas wisata petik buah sendiri yang lazim di Tanah Karo juga bisa nih kamu jumpai. Desa Budaya Dokan ini tak terlalu jauh dari Berastagi, cuma berjarak sekitar 23 km. 

6. Desa Budaya Lingga

desa budaya lingga - credit: pariwisata.karokab.go.id
Desa wisata tematik dengan unsur budaya ini selalu dibuka setiap hari. Ada yang hendak berwisata tetapi tak sedikit juga yang mau syuting atau bikin foto prewed di Desa Budaya Lingga yang dicap sebagai salah satu desa tertua di Kabupaten Karo.

Bayangkan saja, di Desa Budaya Lingga terdapat sebuah rumah panggung yang dinamai Rumah siwaluh Jabu yang usianya sudah 250 tahun. Uniknya, bangunan tersebut sama sekali tak menggunakan paku.

Lokasi Desa Budaya Lingga berada di Kecamatan Simpang Empat, jika dari Berastagi, jaraknya sekitar 15 km dengan aksesibilitas yang sudah sangat memadai.

Baca Juga: Aek Nauli Elephant Conservation Camp

7.  Desa Budaya Sempajaya

desa sempajaya - credit @baskamitariga
Tak jauh berbeda dengan 2 desa budaya yang sudah disebutkan di atas, Desa Sempa Jaya (Peceran) juga mengandalkan potensi kultur Karo, usianya sekitar 120 tahun dan masih dihuni oleh penduduk setempat.

Di sekitar Desa Sempajaya juga terdapat beberapa spot untuk wisata petik buah, seperti strawberry Karo dan hasil petikan tersebut tentunya bisa dibawa pulang.

Pengunjung Desa Budaya Sempajaya biasanya datang untuk melihat langsung keadaan rumah adat tertua yang ada disini. Jika tertarik, Traveler bisa masuk ke dalam dan melihat-lihat seisi ruangan. Boleh bawa kamera juga kok kalau hobi jeprat-jepret. Lebih dekat dari pusat Kota, jaraknya cuma 2 kilometer saja kalau ditempuh dari Berastagi. (PSN/SK)